Berita

Tertangkapnya Teroris di Kampung Inggris

TIM Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris bernama Mahbub (36 tahun). Siswa sebuah tempat kursus bahasa Arab “Al Asriyyah” di kawasan Kampung Inggris, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur itu ditangkap, Senin lalu. Pengintaiannya sudah dilakukan Densus 88 sejak Februari 2017 lalu. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan, Mahbub merupakan bagian jaringan teroris Abu Sayyaf di salah satu basis ISIS di Filipina Selatan. “Itu jaringan teroris di Filipina, link-nya ke sana” katanya kepada Wem Fernandez dari GATRA.COM. Menurut Boy, Mahbub rencananya berangkat ke Filipina. Mengenai apa peran dia, hal itu masih didalami.

Saat ini Tim Densus 88 masih memeriksa Mahbub di Polda Jawa Timur. Adapun target dari kelompok ini adalah petugas keamanan. Sebab petugas dianggap sebagai musuh yang menghambat pergerakan mereka, dan menangkap teman-teman mereka. “Jadi, pandangan mereka, musuh. Jadi harus dilemahkan aparatnya sebelum yang lainnya dia kuasai,” ujar Boy. Tim Mabes mencokok Mahbub saat sedang mengendarai sepeda di jalan di sebelah timur Pos Brigadir Kampung Inggris, Jalan Asparaga RT 02 RW 15 Dusun Tegal Sari Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kediri, Jawa Timur.

Pria asal Kabupaten Tolitoli, Provinsi Sulawesi Tengah, itu datang ke Pare untuk mengikuti kursus bahasa Arab selama dua bulan. Lembaga kursus Al Asriyyah memberikan kursus bahasa Arab dengan materi seperti percakapan, mendengarkan, pidato dan debat. Juga membahas tentang shorof atau perubahan bentuk kata dan kajian Kitab Kuning. Selama mengikuti kursus, sejak sebulan lalu, Mahbub tinggal di Asrama Putra “Umar”.

Leave a Reply