Browse Category by Kesehatan
Kesehatan

Tips Sehat Konsumsi Makan Ibu Hamil

Urusan mengisi perut ketika Bunda hamil jadi sangat penting.

MANFAATNYA:
• Menjaga pasokan energi ibu agar tetap kuat dan bugar menjalani kehamilannya. Ibu jadi tidak lemas dan mudah lelah.
• Mencegah ibu terserang penyakit atau komplikasi kehamilan, seperti kurang gizi, pre- eklampsia, anemia, akibat kekurangan atau kelebihan zat gizi tertentu.
• Mencegah ibu mengalami kenaikan berat badan berlebihan -akibat makan tinggi lemak dan karbohidrat.
• Menjamin pertumbuhan dan perkembangan janin yang optimal.
• Menjamin berat badan (BB) janin saat lahir cukup.
• Mencegah komplikasi atau gangguan saat bersalin, salah satunya akibat ibu kurang tenaga untuk mengejan.
• Menghindari ibu dari keracunan dan terinfeksi kuman penyakit -akibat menyantap makanan yang tidak higienis.

makanan ibu hamil
CARANYA:
1. Makan lengkap 3 kali sehari, jangan ada yang terlewat. Sebisa mungkin hindari berbagai macam antibiotik pada ibu hamil. Sangat tidak dianjurkan kecuali dengan resep dokter.
2. Setiap makan, pastikan mengonsumsi semua jenis nutrisi -karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, dan lainnya- lengkap dan seimbang.
3. Sarapan, penting untuk mengatasi lesu saat bangun tidur akibat kadar gula turun karena tidak makan semalaman. Bila terlewat sarapan, Anda akan kelaparan, demikian juga janin.
4. Hamil harus ngemil. Waktunya, pagi pukul 10.00 dan pukul 16.00. Camilan penting untuk mengganjal perut, menambah tenaga dan melengkapi nutrisi. Jenisnya; biskuit, serealia, buah, kacang, keju, yoghurt. Hindari permen, kerupuk, keripik kentang, roti, cokelat, atau makanan-minuman tinggi kalori yang tidak terlalu dibutuhkan tubuh.
Jika bekerja, bawa camilan ke kantor agar tidak kelaparan.
5. Pilih makanan segar daripada olahan atau awetan, sebab makanan olahan cenderung tinggi garam, tinggi gula, dan banyak mengandung zat aditif.
6. Batasi garam, sebab memicu tekanan darah tinggi dan membuat kaki bengkak akibat tertahannya cairan tubuh.
7. Makan sedikittapi sering, efektif mengatasi gangguan kehamilan yang berhubungan dengan kerja sistem pencernaan, di antaranya mual, muntah dan panas dada (heartburn).
8. Kurangi makanan minuman berkafein (kopi, teh, kola, dan cokelat), sebab beri- siko mengganggu perkembangan sistem saraf pusat janin. Batasi hanya 1 cangkir sehari.
9. Cermat pada Kebutuhan kalori ibu hamil per hari:
TRIMESTER 1: Masih seperti sebelum hamil, sekitar 2000 kilo kalori per hari. Ini karena, pertumbuhan janin masih lambat dan kebutuhan gizinya belum besar.
TRIMESTER 2: Kebutuhan kalori naik jadi 2300 kilo kalori per hari, sebab tumbuh kembang janin makin pesat. Dapatkan tambahan kalori dari 2 cangkir nasi (atau penggantinya), atau dari snack.
TRIMESTER 3: Kebutuhan kalori 2300 kilo kalori per hari.